Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Komite SMP Negeri 1 Balusu

ANGGARAN DASAR

KOMITE SEKOLAH SMP NEGERI 1 BALUSU

PEMBUKAAN

Dengan Rahmat dan petunjuk Allah SWT,

Bahwa dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, maka perlu pemberdayaan pendidikan yang berdaya saing, handal dan unggul. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat, agar secara bersama sama merancang, merumuskan dan menetapkan suatu sistem penyelenggaraan pendidikan.

Bahwa dalam rangka memaksimalkan peran aktif masyarakat dalam penyelenggraan pendidikan, maka perlu adanya wadah yang dapat menjadi mitra lembaga penyelenggaraan pendidikan. Wadah yang dimaksud adalah komite sekolah pada setiap satuan pendidikan. Untuk memaksimalkan kinerja komite sekolah, diperlukan pedoman atau aturan organisasi yang selanjutnya disebut anggaran dasar dan anggaran rumah tangga komite sekolah.

Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga komite sekolah ini disusun berdasarkan visi dan misi komite sekolah SMP Negeri 1 Balusu sebagai berikut:

VISI     :  UNGGUL DALAM PRESTASI, MANDIRI DAN BERAKHLAK

MULIA

MISI    :

  1. Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif, untuk mengembangkan potensi peserta didik secara optimal.
  2. Menumbuhkan penghayatan dan pengalaman peserta didik terhadap ajaran agama sehingga menjadi sumber kearifan dalam berprilaku.
  3. Mengembangkan bakat, minat dan daya kreasi peserta didik dalam kegiatan intra dan ekstra kurikuler.
  4. Menerapkan manajemen partisipatif dan demokratif dengan melibatkan seluruh warga sekolah dalam pengambilan keputusan kebijakan sekolah.Menggalang dana masyarakat dalam rangka pembiayaan penyelenggaraan pendidikan.

BAB I

PENGERTIAN NAMA DAN RUANG LINGKUP

Pasal 1

  1. Pengertian komite sekolah adalah badan yang mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu, pemerataan relavansi dan efesiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan.
  2. Nama badan adalah komite sekolah. SMP Negeri 1 Balusu
  3. Komite sekolah ini dibentuk pada tanggal 19 Juli  2010 di satuan pendidikan untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.
  4. Ruang lingkup komite sekolah meliputi, pendidikan prasekolah, jalur pendidikan sekolah, jalur pendidikan luar sekolah.

BAB II

KEDUDUKAN, SIFAT DAN PRINSIF

Pasal 2

  1. Komite sekolah berkedudukan di satuan pendidikan.
  2. Komite sekolah bersifat independen.
  3. Komite sekolah menganut prinsip prinsip sebagai berikut :
    1. Transparan, akuntabel, dan demokratis
    2. Merupakan mitra satuan pendidikan

BAB III

AZAS, DASAR, TUJUAN DAN KEGIATAN

Pasal 3

Komite sekolah berazaskan pancasila dan berdasarkan Undang Undang Dasar 1945.

Pasal 4

Tujuan komite sekolah yaitu untuk :

  1. Mewadahi dan menyalurkan aspirasi dan prakarsa masyarakat dalam melahirkan kebijakan operasional dan program pendidikan di satuan pendidikan.
  2. Meningkatkan tanggung jawab dan peran serta masyarakat dalam penylenggaraan pendidikan di satuan pendidikan.
  3. Menciptakan suasana dan kondisi transparan, akuntabel dan demokratis dalam penyelenggaraan dan pelayanan pendidikan yang bermutu di satuan pendidikan.
  4. Mencerdaskan kehidupan bengsa yang bermoral dan berbudi pekerti mulia.

Pasal 5

Untuk mewujudkan tujuan komite sekolah melakukan kegiatan sebagai berikut :

  1. Menyebarluaskan wawasan nasional dan internasional mengenai pendidikan dan menyelenggarakan pelatiha/penelitian untuk meningkatkan sumber daya manusia ( SDM ) yang profesional dan memanfaatkan ilmu pengetahuan alam dan teknologi ( IPTEK ) serta iman dan taqwa ( IMTAQ ).
  2. Mengkaji berbagai sistem pendidikan yang cocok untuk masa depan bangsa serta memberikan saran saran mengenai kemungkinan adanya sistem pendidikan yang tepat untuk masa depan pendidikan.
  3. Memantau dan menyelidiki pelakdsanaan pendidikan serta memberikan pendapat pertimbangan dan saran kepada sekolah.
  4. Melaksanakan kerjasama dengan komite komite Sekolah dealam rangka penyelenggaraan pendidikan.
  5. Melaksanakan kerjasama dengan Dewan Pendidikan Kabupaten Barru dalam rangka penyelenggaraan pendidikan.
  6. Melaksanakan kerjasama dengan Sekretariat Tim Pengembangan Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah/Direktorat Jenderal Pendidikan dasar dan Menegah.
  7. Dan kegiatan-kegiatan lainnya dalam rangka peningkatan mutu, pemerataan, efisiensi pengelolaan pendidikan dan demokratisasi pendidikan di Komite Sekolah.

BAB IV

PERAN DAN FUNGSI

Pasal 6

Peran dan Fungsi Komite Sekolah:

1.  Komite Sekolah berperan sebagai:

  1. Pemberi pertimbangan (advisory agency) dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan di satuan pendidikan.
  2. Mendukung (supporting agency), baik yang berwujud finansial, pemikiran maupun tenaga dalam penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan.
  3. Pengontrol (cotrolling agency), dalam rangka transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan dan keluaran pendidikan di satuan pendidikan.
  4. Mediator antara pemerintah (eksekutif) dengan masyarakat di satuan pendidikan.

2. Komite Sekolah berfungsi sebagai berikut:

  1. Mendorong tumbuhnya perhatian dan komitmen masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan yang bermutu.
  2. Melakukan kerjasama dengan masyarakat dan pemerintah berkenaan dengan penyelenggaraan pendidikan yang bermutu.
  3. Menampung dan menganalisis aspirasi, ide, tuntutan dan berbagai kebutuhan pendidikan yang diajukan oleh masyarakata.
  4. Memberikan masukan, pertimbangan, dan rekomendasi kepada satuan pendidikan mengenai :

(1)   Kebijakan dan program pendidikan

(2)   Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS)

(3)   Kriteria kinerja satuan pendidikan

(4)   Kriteria tenaga kependidikan

(5)   Kriteria fasilitas pendidikan; dan

(6)   Hal-hal lain yang berkaitan dengan pendidikan

  1. Mendorong orang tua dan masyarakat berpartisipasi dalam pendidikan guna mendukung peningkatan mutu dan pemerataan pendidikan.
  2. Menggalang dana masyarakat dalam rangga pembiayaan penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan.
  3. Melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap kebijakan program penyelenggaraan dan keluaran pendidikan di satuan pendidikan.

h.  Komite Sekolah melakuikan akuntabilitas sebagai berikut:

(1)  Komite Sekolah menyampaikan hasil kajian pelaksanaan program sekolah kepada stakeholder secxara periodik baik yang berupa keberhasilan maupun kegagalan dalam pencapaian tujuan dan sasaran pgrom sekolah.

(2)  Menyampaikan laporan pertanggungjawaban bantuan masyarakat baik berupa materi (dana, barang tak bergerak maupun bergerak), maupun non materi (tenaga,pikiran) kepada masyarakat dan pemerintah setempat.

BAB V

STRUKTUR ORGANISASI

Pasal 7

  1. Keanggotaan Komite Sekolah:
  2. Keanggotaan Komite Sekolah terdiri atas:
    1. Unsur masyarakat dapat bersal dari:

1)                         Orang tua / wali peserta didik

2)                         Tokoh masyarakat

3)                         Tokoh pendidikan

4)                         Dunia usaha/industri

5)                         Organisasi profesi tenaga kependidikan

6)                         Wakil alumni

7)                         Wakil peserta didik.

8)        Unsur dewan guru yayasan/lembaga penyelenggara pendidikan, Badan pertimbangan desa dapat pula dilibatkan sebagai anggota komite sekolah (maksimal 3 orang).

b. Anggota komite sekolah sekurang – kurangnya berjumlah  9 (sembilan) oang dan jumlahnya gasal.

Pasal 8

1. Kepnegurusan Komite Sekolah terdiri dari

a. Pengurus sekurang-kurangya terdiri atas:

1) Ketua

2) Sekretaris

3) Bendahara

b. Pengurus dipilih dari dan oleh anggota

c.  Ketua bukan berasal dari kepala sekolah satuan pendidikan

2.  Ketua Sekretaris dan Bendahara dipilih oleh anggota;

3. Untuk pertama kalinya pengurus / anggota komite sekolah ditetapkan  dengan surat keputusan kepala satuan pendidikan dan selanjutnya diangkat dan ditetapkan oleh pengurus atas kesepakatan/persetujuan anggota.

BAB VI

HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA DAN PENGURUS

Pasal 9

  1. Kewajiban anggota yaitu :
    1. Memegang teguh dan melaksanakan anggaran dasar, anggaran rumah tangga dan peraturan-peraturan serta ketentuan komite sekolah.
    2. Menjunjung tinggi nama baik dan kehormatan komite sekolah.
    3. Aktif melaksanakan dan menjalankan setiap program komite sekolah.
    4. Hak anggota :
      1. Hak bicara dan hak suara
      2. Hak memilih dan dipilih
      3. Hak membela diri
    5. Kewajiban pengurus yaitu :
      1. Sebagaimana kewajiban terhadap setiap anggota tersebut pada ayat I   (satu) diatas
      2. Mewakili Komite Sekolah dalam setiap pertemuan yang diselenggarakan oleh instansi dan atau organisasi terkait yang membeicarakan tentang pendidikan.
      3. Hak pengurus yaitu:
        1. Sebagaimana hak terhadap setiap anggota tersebut pada ayat 2 (dua) diatas,
        2. Menandatangani setiap surat yang keluar untuk kepentingan Komite Sekolah.
        3. Setiap penggunaan hak-hak anggota/pengurus yang kurang lengkap akan diatur dalam anggaran rumah tangga dan atau ketentuan tersendiri.

BAB VII

MASA JABATAN DAN PERTANGGUNG JAWABAN

Pasal 10

1. Pengurus dan anngota bekerja untuk masa jabatan 3 (tiga) tahun, dan setelah masa jabatannya berakhir dapat dinagkat kembali.

2. Pengurus dan anggota berhenti karena:

  1. Masa jabatannya telah berakhir
  2. Atas permintaan sendiri
  3. Karena meninggal dunia
  4. Diberhentikan oleh pengurus atas kesepakatan anggota karena tidak dapat lagi melaksanakan tugasnya.

3. Pergantian antar waktu pengurus/anggota dilakukan oleh pengurus untuk mengisi posisi yang lowong dengan persetujuan anggota.

Pasal 11

1. Pengurus komite sekolah melaporkan segala kegiatan dan usahanya setiap akhir tahun dan pada masa akhir jabatan.

2.  Pengurus komite sekolah memberikan pertanggungjawaban mengenai segala kegiatan dan usahanya yang telah dilakukan kepada rapat pleno yang diselenggarakan untuk itu.

BAB VIII

MEKANISME KERJA DAN RAPAT-RAPAT

Pasal 12

1. Komite sekolah terdiri dari:

  1. Memberi pertimbangan, dukungan, pengawasan dan evaluasi terhadap penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan.
  2. Hal – hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan yang bermutu.

2. Komite Sekolah dalam melaksanakan tugasnya bekerja secara purna waktu.

Pasal 13

1. Rapat-rapat komite sekolah terdiri dari rapat pleno, rapat pengurus, rapat kerja, rapat koordinasi dan rapat lainnya.

2. Pelaksanaan rapat komite sekolah diatur sebagai berikut :

a. Rapat pleno dilakukan secara berskala, sekurang-kurangnya satu kali      setahun.

b. Rapat pengurus komite sekolah dilakukan sekurang-kurangnya 3 (tiga) bulan sekali.

c. Rapat kerja komite sekolah  dilakukan setiap waktusesuai dengan kebutuhan dan dihadiri sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota dan pengurus.

d. Rapat koordinasi dilakukan sesuai kebutuhan.

e. Rapat lain dilakukan sesuai dengan keperluannya.

BAB IX

KEUANGAN DAN KEKAYAAN

Pasal 14

1. Keuangan komite sekolah diperoleh dari :

  1. Sumbangan dari orang tua/wali peserta didik.
  2. Sumbangan yang sah dan tidak mengikat
  3. Usaha-usaha lain yang sah.

2. Segala kekayaan komite sekolah adalah milik komite sekolah.

BAB X

PERUBAHAN ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA SERTA PEMBUBARANNYA

Pasal 15

  1. Anggaran Dasar ini hanya dapat diubah dengan keputusan rapat pengurus dengan anggota yang dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota/pengurus dan diputuskan dengan suara bulat.
  2. Peraturan Anggaran Rumah Tangga Komite Sekolah dapat dibuat oleh pengurus yang disetujui/disepakati anggota untuk mengatur segala sesuatu yang oleh pengurus dianggap perlu dan berguna agar Komite Sekolah diurus dengan sebaik-baiknya.
  3. Pembubaran organisasi hanya dapat dilakukan didalam rapat pleno yang khusus diadakan untuk itu dengan ketentuan memenuhi quorum 2/3 dari jumlah pengurus ditambah anggota yang hadir.
  4. Dalam hal organisasi dibubarkan, maka kekayaan organisasi diserahkan kepada badan-badan atau lembaga-lembaga yang sama tujuannya dengan Komite Sekolah, sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku

BAB XI

PENUTUP

Pasal 16

  1. Hal-hal yang belum diatur dalam anggaran dasar ini akan diatur didalam anggaran rumah tangga, atau melalui peraturan lain yang ditetapkan sendiri oleh pengurus sebagai peraturan organisasi.
  2. Anggaran dasar ini berlaku sejak tanggal ditetapkannya.

Ditetapkan di : Madello

Pada tanggal : 19 Agustus  2008

PENGURUS KOMITE SEKOLAH SMP NEGERI 1 BALUSU

KETUA                                                                             SEKRETARIS

H. MUH. ARFI                                                            BAKRI MILENG

ANGGARAN RUMAH TANGGA

KOMITE SEKOLAH SMP NEGERI 1 BALUSU

BAB I

TUGAS, WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB

Pasal 1

Komite Sekolah mempunyai tugas mewadahi penyaluran aspirasi masyarakat, meninmgkatkan tanggung jawab masyarakat dalam penentuan kebijakan dan penyelenggaraaan pendidikan di satuan pendidikan.

Pasal 2

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pasal 1, Komite Sekolah melakukan kegiatan:

  1. Menyusun program kerja
  2. Membantu pengadaan dana, sarana dan prasarana serta bantuan lain yang diperlukan pada satuan pendidikan
  3. Menciptakan hubungan kerja sama yang baik antara lembaga pendidikan dengan masyarakat
  4. Membantu satuan pendidikan dalam pelaksanaan pembinaan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, pembinaan kepribadian dan budi pekerti luhur.
  5. Membantu satuan pendidikan khususnya kejuruan dalam pembinaan ketrampilan dan kewiraswastaan.

Pasal 3

Komite Sekolah mempunyai wewenang:

  1. Mewakili masyarakat dalam memberikan pertimbangan kebijakan pendidikan masa depan yang bermutu.
  2. Mengadakan hubungan dan kerjasama antara keluarga, masyarakat, pemerintah dan satuan pendidikan.
  3. Mengadakan forum komunikasi/diskusi dalam usaha meningkatkan kegiatan pendidikan dan mencegah faktor-faktor penghambat kelancaran pendidikan di satuan pendidikan.
  4. Memberi pertimbangan pada satuan pendidikan tentang program pendidikan yang bermutu.

Pasal 4

Komite Sekolah mempunyai tanggung jawab atas:

  1. Tersusun dan terselenggaranya anggaran dasar, anggaran rumah tangga dan program kerja tahunan secara baik.
  2. Membuat laporan pertanggung jawaban penggunaan dana dan sumbangan lainnya sesuai dengan ketentuan dan program kerja yang telah ditetapkan.

BAB II

PROGRAM KERJA

Pasal 5

  1. Program kerja sebagaimana tersebut pada pasal 2 meliputi: program kerja penyusunan kebijakan pendidikan yang bermutu di satuan pendidikan dan program pendayagunaan dan pengembangan tenaga.
  2. Program penyusunan kebijakan meliputi pembuatan rancangan RAPBS dan RIPS.
  3. Program pemberdayaan tenaga dari masyarakat dimanfaatkan bagi kepentingan pendidikan meliputi; tenaga, pemikiran, ihtiar dan kemampuan/keahlian.

BAB III

KEANGGOTAAN

Pasal 6

  1. Keanggotaan Komite Sekolah SMP Negeri 1 Balusu terdiri dari unsur masyarakat dari:

-       Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bidang pendidikan

-       Tokoh masyarakat

-       Tokoh pendidikan

-       Dunia Usaha/industri

-       Organisasi profesi.

  1. Pergantian antara waktu anggota komite sekolah dilakukan dengan memperhatikan unsur masyarakat yang diwakilinya.

BAB IV

KEWAJIABAN DAN HAK ANGGOTA

Pasal 7

  1. Hak dan kewajiban yang timbul karena keanggotaan dalam Komite Sekolah dilaksanakan oleh anggota yang bersangkutan.
  2. Anggota Komite Sekolah yang tidak hadir dalam rapat pleno dianggap menyetujui keputusan yang diambil dalam rapat pleno tersebut.

Pasal 8

  1. Tiap anggota berewajiban:
    1. Menjunjung tinggi anggaran dasar Komite Sekolah
    2. Melaksanakan program kerja
    3. Tunduk pada AD dan ART Komite Sekolah
  2. Dalam hal tidak dapat menghadiri rapat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib memberikan secara tertulis.
  3. Setiap anggota harus secara aktif melaksanakan segala keputusan yang sudah disepakati.

BAB V

ORGANISASI DAN TATA KERJA

Pasal 9

  1. Pengurus Komite Sekolah dipilih oleh anggota dalam rapat pleno dengan ketentuan bahwa jabatan ketua tidak berasal dari unsur kepala sekolah.
  1. Pengurus Komite Sekolah mewakili Komite Sekolah ke dalam dan ke luar serta bertanggung jawab kepada rapat pleno.
  2. Pengurus Komite Sekolah sekurang-kurangnya 3 orang dan sebanyak-banyaknya 7 orang yang terdiri dari:
    1. Ketua
    2. Sekretaris
    3. Bendahara
  1. Pengurus Komite Sekolah sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) merupakan pengurus harian yang bertugas melakukan kepengurusan sehari-hari.

Pasal 10

  1. Pengurus dipilih uintuk masa jabatan 3 (tiga) tahun
  2. Pengurus lama dapat dipilih kembali sebagi pengurus baru.
  3. Pergantian antar waktu pengurus dilakukan melalui rapat pleno.

BAB VI

MEKANISME KERJA DAN RAPAT-RAPAT

Pasal 11

  1. Komite Sekolah SM:P Negeri 1 Balusu  dalam melaksanakan tugasnya membentuk bidang – bidang yang terdiri atasi:
    1. Bidang Pendidikan
    2. Bidang Bangunan
    3. Bidang Pengawasan
    4. Bidang Kemitraan
    5. Bidang Humas

Pasal 12

  1. Rapat – rapat Komite Sekolah terdiri dari rapat pleno, rapat pengueus, rapat seksi dan rapat kordinasi.
  2. Rapat pleno diselenggarakan sekurang-kurangya 1 (satu) kali setahun.
  3. Rapat pengurus diselenggarakan 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan
  4. Rapat seksi dan kordinasi diselenggarakan menurut kebutuhan.

Pasal 13

  1. Kekuasaan tertinggi Komite Sekolah terletak pada rapat pleno.
  2. Rapat pleno memilih dan mengesahkan pengurus Komite Sekolah
  3. Rapat pleno mengesahkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

Pasal 14

  1. Rapat pleno dianggap sah apabila dihadiri oleh sekurang-kurangnya setengah dari jumlah anggota ditambah 1 (satu) orang.
  2. Bila dalam rapat pleno jumlah anggota yang hadir tidak tercapai sebagaimana dimaksud ayat (1) rapat ditangguhkan selama dua kali tiga puluh menit.
  3. Bila dalam waktu dua kali tiga puluh menit jumlah suara masih belum tercapai, rapat dianggap sah apabila dihadiri oleh sekurang – kurangnya 25% dari jumlah anggota.
  4. Anggota yang tidak hadir tetapi menyampaikan secara tertulis dianggap hadir.
  5. Rapat dapat dilaksanakan setelah dengan jelas dan atau terdapat pertanggungjawaban administratif tentang terlaksananya pemberithuan kepada anggota.

Pasal 15

  1. Keputusan rapat diambil secara musyawarah dan mufakat.
  2. Jika keputusan sebagaimana tersebut pada ayat (1) tidak tercapai maka di tempuh dengan cara pemungutan suara.

Ditetapkan di : Madello

Pada tanggal : 19 Agustus  2008

PENGURUS KOMITE SEKOLAH SMP NEGERI 1 BALUSU

KETUA                                                                             SEKRETARIS

H.MUH ARFI                                                                  BAKRI MILENG

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s